Senin, 12 Oktober 2015

Kebenaran Hanya Milik ALLAH SWT

Bismillah wassolatu wassalaam ala rosulillah wa ala alaih wasohbih waman tabi'ahum bil ekhsaan ila yaumuddin amma ba'du

ustadz. murid. dan khowarij
dalam satu majelis ilmiah murid bertanya

murid : ustadz saya melihat banyak berita ada khowarij baghdadi di sana di timteng
ustadz : mana tadabbur ayatmu alhujurat ayat 11 bukankah Allah menyuruhmu jangan asal mencela ?
murid : tapi ustadz kan begitu kata kata ulama dan berita di telepisi yang saya lihat ? 
ustadz : bukankah Allah telah memberi khabar kepadamu di surat alanam ayat 116 kebanyakan manusia itu sesat dan di surat alhujurat ayat 6 jika faasiqin datang bawa berita dicek lagi benarnya apa engkau tidak malu asal memfitnah padahal Allah jelaskan disurat albaqarah ayat 191 fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan
murid : tapi ustadz mengapa kebanyakan semua ulama bersepakat dawlah baghdadi ini sesat!!!
ustadz : bukankah disurat albaqoroh 146 kebanyakan rahib nasoroh dan yahudi mengenal muhammad seperti bapak mengenal anak lalu mereka dengki apa hasilnya ? 
murid : tapi ustadz lantas mengapa Allah memberi mereka kemenangan dan tamkin ?
ustadz : karna telah tetap janji Allah annur ayat 55 bahwasannya bumi ini diwariskan kepada orang beriman. dan alanbiya ayat 105-106
murid : tapi ustadz kebanyakan ulama bilang mereka sesat dan tidak pantas disebut beriman karna sikap mereka ?
ustadz : bukankah disurat alankabut ayat 69 Allah jelaskan siapa yg berjihad ikhlas untuk meninggikan kalimat-Nya Allah beri petunjuk? apa engkau tidak mempercayai ayat Allah ini?
murid : saya smakin bingung ustadz ?

ustadz : tidak usah bingung karna kita sudah ada di fase babak akhir zaman setelah kematian salool budak amrik karna sebagaimana yang diriwayatkan oleh sahabat Tsauban :

“Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tak seorang pun di antara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah timur, lantas mereka membunuh kamu dengan suatu pembunuhan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelummu.” Kemudian beliau saw menyebutkan sesuatu yang aku tidak hafal, lalu bersabda: “Maka jika kamu melihatnya, berbai’atlah walaupun dengan merangkak di alas salju, karena dia adalah khalifah Allah Al-Mahdi.[1]

🙎murid : lalu bagaimana selanjutnya ustadz?
ustadz : tunggulah sesungguhnya aku juga menunggu assajdah ayat 30

📑catatan kaki

[1]Sunan Ibnu Majah, Kitabul Fitan Bab Khurujil Mahdi 2: 1467: Mustadrak Al-Hakim 4: 463-464. Dan dia berkata, “Ini adalah hadits shahih menurut syarat Syaikhain.” (An-Nihayah fit Firan 1:29 dengan tahqiq DR. Thana Zaini).

Riwayat tersebut tidak banyak menjelaskan ciri-ciri fisik tertentu secara detil sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat-riwayat lainnya. Tentang maksud perbendaharaan dalam riwayat tersebut Ibnu Katsir berkata, “Yang dimaksud dengan perbendaharaan di dalam hadits ini ialah perbendaharaan Ka’bah. Akan ada tiga orang putera khalifah yang berperang di sisinya untuk memperebutkannya hingga datangnya akhir zaman, lalu keluarlah Al-Mahdi yang akan muncul dari negeri Timur.

yaa Allah saksikanlah aku telah menyampaikan untuk membela hamba-Mu yang menjadikan Engkau satu satunya wali mereka ditengah gempuran koalisi kafir salibis munafikin dan juga terus terusan di fitnah dan di caci maki oleh mereka yaa Allah tolonglah mereka sesungguhnya Engkau lah sebaik baik penolong aamiin

Bumi ALLAH SWT
isnin 28 dzulhijjah 1436
anipcute rohiimahulloh (semoga Alloh meramatinya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar